Ingat-ingat Lagi Batu Caves

@Aryeenmita, Kuala Lumpur, – Lagi-lagi @Aryeenmita iseng-iseng buka laptop. Eh, kok ada ya foto-foto jalan-jalan pas dua tahun lalu. Ya, lumayan deh, coba ah diotak-atik, mungkin saja bisa jadi cerita…hahaha.

Dewa Murungan berwarna emas ini tertinggi di dunia, yang memiliki tinggi 42,7 meter.

Dewa Murugan berwarna emas ini tertinggi di dunia dengan tinggi mencapai 42,7 meter. (Foto: @Aryeenmita)

Sejujurnya, ini pertama kalinya @Aryeenmita mengunjungi bukit kapur. Dari kejauhan di bukit yang bernama Batu Caves ini sudah terlihat patung keemasan dengan tinggi 42,7 meter. Itulah patung Dewa Hindu yang bernama Dewa Murugan.

Tak hanya itu, di bawah kaki Dewa Murugan itu, puluhan burung merpati bebas beterbangan. Ah, mereka seakan mengucapkan selamat datang sebelum memasuki “Sang Penjaga” Batu Caves.

Puas “bermain” sejenak dengan burung-burung itu, @Aryeenmita bersama keluarga menatap ke atas. Wow! Ada ratusan anak tangga, yang mengantarkan yang berjumlah berjumlah 272 buah. Itulah penghubung yang mengantarkan @Aryeenmita menuju salah satu Gua utama dari tiga Gua di Batu Caves, yakni Gua Kuil.

@Aryeenmita lumayan kelelahan ‘mendaki’ 272 tangga menuju Gua Kuil.

@Aryeenmita lumayan kelelahan ‘mendaki’ 272 tangga menuju Gua Kuil. (Foto: @Aryeenmita)

Saat menuju Gua Kuil, bersiaplah bertemu dengan monyet berekor panjang yang menemani Anda menaiki anak tangga. Hmm…tapi, berhati-hatilah dengan aksinya, apalagi kalau Anda membawa makanan atau sedang mengemil makanan .

“Awww…” begitulah teriakan salah satu pengunjung yang sontak menarik perhatian. Ternyata, ada seekor monyet mencuri paksa biskuit, lalu dia tetap membuntuti pengunjung itu. Alhasil, pengunjung pun menyerahkan sebungkus biskuit tersebut.

Anehnya, tiba-tiba saja banyak monyet ‘turun’ dari persembunyian dan saling berebut makanan. Sayangnya, kalau mau mengambil potret monyet ini sedikit waspada sebab agak ‘galak’. Meski begitu, aksi ‘nakal’ nya ini sempat mengocok perut, sekaligus membuat bulu kuduk merinding.

Setelah berhasil mengalahkan 272 tangga, tibalah saatnya Anda pemandangan Gua utama ini dihiasi lukisan mengenai mitos epik India. Di sini pula, terlihat umat Hindu, khususnya dari India tengah khusuk berdoa.

Namun, di satu sisi, @Aryeenmita agak terusik dengan aroma tak sedap dari gua. Ya, mungkin ini bau dari kotoran kelelawar yang berserakan, entah itu di dalam dinding gua, jalanan, hingga pegangan tangga.

Terlepas dari semuanya itu, bila Anda hendak datang ke Batu Caves, cobalah datang di bulan Februari. Sebab Anda dapat menyaksikan Festival Thaipusam, ritual agama Hindu dengan membawa wadah berisi susu kepada Dewa Murugan.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s